Logo LinkQU - Penyedia transfer uang terbaik di Indonesia

Transaksi Keuangan Perusahaan Adalah? Ini Definisinya!

transaksi keuangan perusahaan adalah

Transaksi keuangan perusahaan adalah hal yang setiap hari perusahaan kerjakan. Disini perusahaan bisa jalankan usahanya. Tiap transaksi juga harus dicatat sebaik-baiknya untuk kebutuhan bisnis perusahaan, Anda yang menekuni jadi pelaku bisnis harus mengerti sangkut-paut transaksi keuangan perusahaan. Yok, dibaca penjelasannya.

 

Transaksi Keuangan Perusahaan Adalah?

Mengenai transaksi keuangan perusahaan adalah aktivitas yang terkait dengan keuangan perusahaan yang bisa diukur dan memperlihatkan status keuangan perusahaan selama masa tertentu.

 

Transaksi keuangan yang juga dikenal sebagai transaksi keuangan perusahaan adalah hal yang hendak terus dijalankan perusahaan sepanjang beroperasi.

 

Memulai usaha membuat pelaku bisnis terus akan berhubungan dengan pihak luar. Transaksi keuangan perusahaan adalah media yang dipakai untuk membikin jalinan itu terus jalan.

 

Transaksi keuangan perusahaan adalah benar-benar luas cakupannya. Tidak terus-terusan berhubungan dengan jual beli, tetapi juga beberapa hal lain seperti pembayaran upah /bulan untuk pegawai termasuk juga macam transaksi perusahaan.

 

Semua transaksi keuangan perusahaan adalah perlu dimasukkan ke pendataan transaksi yang diakhir menjadi laporan keuangan. Hal tersebut mempunyai tujuan sebagai wujud pertanggungjawaban dan penilaian pada keadaan keuangannya.

 

Apa Contoh Transaksi Keuangan Perusahaan?

Transaksi keuangan perusahaan adalah luas. Anda dapat mengenali contoh transaksinya semacam ini.

  1. Pemasaran dengan pembayaran credit atau tunai pada customer.
  2. Terima pembayaran invoice atau piutang dengan uang cash di saat jatuh tempo.
  3. Beli asset tetap untuk menambahkan harta perusahaan. Contoh asset tetap adalah gedung, tanah, dan mesin untuk memproduksi.
  4. Pendataan menyusutnya fungsi asset tetap. Misalnya mesin produksi yang kwalitasnya turun karena umurnya lama dan kerap dipakai.
  5. Beli stok produk untuk tutupi kekurangan stok di vendor.
  6. Lakukan investasi pada usaha lain untuk menambahkan asset.
  7. Memberi upah pada pegawai.
  8. Pinjam dana ke bank atau instansi yang lain untuk kepentingan usaha.
  9. Membagi dividen dengan teratur pada investor.
  10. Tawarkan asset kepada pihak ke-3 .
Baca juga :  Gampang Banget! Cara Transfer Uang ke Luar Negeri untuk Bisnismu

Apa Saja Beberapa jenis Transaksi Keuangan Perusahaan?

Jenis transaksi keuangan perusahaan adalah dapat dibagi jadi banyak hal sebagai berikut ini:

 

1. Dilihat dari interaksi institusional

Transaksi keuangan perusahaan jenis ini dilihat berdasar interaksi yang dimiliki perusahaan dengan pihak intern dan external. Ini penjelasannya:

 

a. Transaksi intern

Transaksi intern adalah jenis transaksi yang terjadi pada bagian dalam perusahaan tanpa ada pihak luar.

Contoh gampang dari transaksi ini adalah berlangsungnya penyusutan fungsi dari mesin produksi. Kualitas mesin wajar turun seiring berjalannya waktu, apa lagi bila kerap dipakai. Perusahaan akan beli mesin terbaru bila mesin itu tidak dapat digunakan sama sekalipun.

 

b. Transaksi external

Transaksi external terjadi pada perusahaan dengan pihak yang lain sebagai bisnis juga. Ini penting untuk perusahaan karena kadang perusahaan tidak dapat sediakan keperluannya sendiri.

 

Misalnya adalah perusahaan yang beli barang stok melalui vendor yang maksudnya adalah untuk membuat stock barang selalu ada. Ada ongkos yang dikeluarkan untuk sewa gedung. Atau juga bisa upah yang disampaikan pada pegawai tiap bulannya.

 

2. Dilihat dari penukaran uang

Jenis transaksi keuangan berikut dilihat berdasar jenis pembayaran yang digunakan oleh perusahaan. Ini penjelasannya.

 

a. Transaksi secara tunai

Transaksi keuangan perusahaan adalah lumrah saat dilakukan tanpa berutang atau dibayarkan langsung lunas. Misalkan, perusahaan beli mesin pabrik Rp50 juta langsung cash.

 

Pembayaran lunas dilakukan saat perusahaan mampu. Ini akan kurangi beban perusahaan karena tidak ada hutang baru.

 

Pembayaran dengan tunai tidak harus memakai uang dengan cara langsung, tetapi juga bisa dilakukan secara transfer dan tata cara pembayaran tidak langsung yang lain.

 

b. Transaksi secara non tunai

Transaksi non tunai tujuannya adalah tidak memakai uang sama sekali saat transaksi terjadi. Ini memungkinkan, tetapi akuntan perlu tetap untuk menulis transaksi itu.

 

Misalkan, perusahaan D beli mesinil pabrik pada perusahaan C. Telah dibayarkan. Tetapi, saat dipakai mesin itu tidak dapat menyala.

 

Perusahaan D kembalikan mesin itu pada perusahaan C, selanjutnya perusahaan C mengirim mesin baru yang dapat dipakai. Hal itu dilakukan tanpa transaksi dengan uang.

 

c. Transaksi credit

Transaksi credit adalah jenis transaksi keuangan perusahaan adalah yang cukup kerap digunakan. Transaksi credit membayar dengan beberapa uang lebih dahulu, baru kelak dibayar ketika mendekat waktu tempo.

 

Transaksi credit digunakan saat perusahaan beli asset yang harga lumayan tinggi. Misalkan, beli gedung untuk pabrik baru, perusahaan membeli dengan mencicil sepanjang sepuluh tahun.

Baca juga :  Konversi Mata Uang Kripto dengan Mudah: Solusi Terbaik di Indonesia

 

Transaksi credit mengurangi beban perusahaan yang belum sanggup membayar secara lunas, tetapi langsung bisa manfaatkan gedung yang baru dibelinya sebagai pabrik.

 

Untuk menulis transaksi credit, akuntan umumnya akan memasukkan di bagian kewajiban.

 

3. Dilihat dari tujuan

Transaksi perusahaan tergantung pada tujuannya. Ini tujuan yang dapat dipunyai perusahaan.

 

1. Transaksi bisnis

Transaksi dalam bisnis terkait dengan semua aktivitas usaha perusahaan dimulai dari pembelian bahan baku, pembelian mesin produksi, bayar pegawai, dan yang lain. Transaksi ini bermanfaat supaya perusahaan masih tetap jalan.

 

2. Transaksi non-bisnis

Transaksi keuangan perusahaan ada juga yang dipakai untuk non bisnis. Maksudnya adalah untuk membikin citra yang baik di mata khalayak.

 

Misalnya adalah perusahaan yang ikuti aktivitas donasi atau pendayagunaan panti asuhan. Perusahaan perlu lakukan ini sebagai wujud dedikasi dan menolong sama-sama.

 

3. Transaksi untuk kepentingan individu

Transaksi keuangan ini ada di di luar masalah bisnis perusahaan, misalkan perayaan ulang tahun untuk keluarga.

 

Keutamaan Menyimpan Bukti Transaksi Keuangan Perusahaan

Bukti transaksi keuangan yang dikeluarkan perusahaan penting buat disimpan karena jadi petunjuk saat akan membuat laporan keuangan.

 

Beberapa angka yang berada di laporan keuangan tidak dapat dikarang sendiri oleh akuntan. Data itu diambil dari beragam jenis bukti transaksi yang diletakkan.

 

Masing-masing seksi perusahaan harus simpan bukti transaksi sampai akuntan memintanya dari mereka.

 

Beberapa macam Bukti Transaksi Perusahaan

Bukti transaksi keuangan milik perusahaan dipisah jadi 2, ini penjelasannya.

 

1. Bukti intern

Bukti transaksi ini datang untuk kepentingan intern perusahaan dan dibikin sendiri oleh perusahaan. Contoh bukti transaksi intern adalah:

 

a. Bukti kas masuk

Bukti transaksi ini ada saat perusahaan terima uang secara tunai.

 

b. Bukti kas keluar

Bukti transaksi ini dipakai saat perusahaan memakai uang untuk kewajibannya seperti bayar pegawai, bayar hutang perusahaan, dan yang lain.

 

c. Memo

Bukti transaksi ini umumnya dipakai untuk transaksi bonus yang dibagi-bagikan antar seksi atau manager perusahaan.

 

2. Bukti external

Bukti transaksi ini umumnya digunakan untuk transaksi bersama pihak yang lain ada di luar perusahaan. Inilah macamnya:

 

a. Faktur

Bukti transaksi ini digunakan untuk pembayaran tipe credit. Faktur dipakai sebagai pertanda jika perusahaan mempunyai hutang yang ada di luar.

 

Umumnya dibikin dengan 2 salinan. Satu salinan yang asli dipegang konsumen atau yang punyai hutang, dan salinan lain dipegang oleh perusahaan yang menjadi penjual.

 

b. Kuitansi

Kuitansi umumnya bermanfaat sebagai bukti transaksi yang pembayarannya secara kontan atau tunai. Masing-masing pihak yang berbisnis harus membubuhkan tanda-tangan di kuitansi sebagai pertanda kesepakatan.

Baca juga :  Gak Pake Ribet! Ini Cara Menampilkan QRIS BCA

 

c. Cek

Sebagai surat berbentuk perintah dari nasabah satu bank untuk keluarkan uang untuk pembawa cek. Nasabah akan memperlihatkan jika pembaca cek itu dapat ambil uang dengan tanda-tangan yang dibubuhkan pada check.

 

d. Bilyet giro

Bilyet giro sebagai surat perintah untuk mengalihkan dana dari rekening nasabah ke rekening yang lain yang disebutkan dalam bilyet. Dapat dilakukan di satu bank atau kirim uang antar bank yang lain.

 

e. Rekening koran

Bukti transaksi berbentuk perubahan dana di rekening milik perusahaan yang dibuat oleh bank. Berisi beragam transaksi yang ada memakai rekening itu. Perusahaan umumnya sesuaikan catatan keuangan mereka dengan rekening koran dari bank.

 

f. Nota

Bukti transaksi ini dikeluarkan untuk pembelian tunai yang diberi penjual ke konsumen.

 

g. Nota credit

Bukti transaksi yang dikeluarkan untuk memberitahu pihak luar perusahaan jika account kepunyaannya sudah dikreditkan dalam jumlah tertentu. Nota ini akan diberikan pada customer sebagai info.

 

h. Nota debet

Bukti transaksi yang dipakai perusahaan kepada pihak luar untuk memberitahu pesanan ada yang tidak sesuai atau rusak. Nota ini diberikan pada customer untuk memberitahu jika account-nya telah didebet.

 

Sistem Pencatatan Transaksi Bisnis

Biasanya perusahaan memakai catatan transaksi sistem entri double yang berisi credit dan debet. Ada dua sistem pendataan transaksi keuangan perusahaan yang dapat dihandalkan. Ini penuturannya.

 

1. Pencatatan transaksi berbasiskan kas

Sistem pencatatan transaksi ini cuma berkutat pada transaksi di antara penjual dan konsumen. Kerap dihandalkan pada usaha kecil yang cuma memerlukan laporan keuangan sederhana.

 

Kunci dari transaksi ini adalah Anda akan lakukan pencatatan setiap telah terima pembayaran.

 

2. Pencatatan transaksi berbasiskan akrual

Sistem pencatatan akrual lebih kompleks. Di pencatatan ini tiap piutang atau uang yang ada di pihak lain akan dicatat. Kuncinya ada di produk atau layanan yang diterima konsumen setia, tidak pada pembayaran yang diterima perusahaan.

 

Beberapa langkah Pencatatan Keuangan Bisnis

Pencatatan transaksi keuangan keuangan perusahaan adalah harus dilakukan dengan teliti. Ini beberapa langkah yang dapat dilakukan.

 

1. Kumpulkan bukti transaksi keuangan

Langkah pertama kali yang perlu dilakukan untuk pencatatan transaksi adalah kumpulkan bukti transaksi yang dimiliki perusahaan. Bukti transaksi didapat dari semua divisi perusahaan yang lakukan transaksi.

 

2. Mengecek orisinalitas bukti transaksi

Untuk menunjukkan orisinalitas transaksi itu, perlu dilihat lebih jauh dengan melihat tanggal, tanda-tangan yang lakukan transaksi, nominal, sampai stempel.

 

3. Menulis transaksi di jurnal

Semua transaksi dicatat pada jurnal supaya lebih kelihatan rapi dan ditata sesuai tanggal.

 

4. Memindahkan data jurnal pada buku besar

Tingkatan pemindahan data dari jurnal ke buku besar diawali dari pendataan tanggal transaksi, jumlah nominal yang didebit atau dikredit, dan yang lain.

 

5. Atur neraca untuk pisahkan credit dan debet

Kemudian lakukan penghitungan di antara nominal yang dikredit atau yang didebit dan pastikan hasil ke-2 nya imbang.

Ringkasan

Transaksi keuangan perusahaan adalah hal yang penting dicatat dan jadi perhatian secara baik karena mempunyai pengaruh besar pada jalannya bisnis perusahaan. Pencatatannya juga perlu struktural supaya tidak ada transaksi yang tertinggal.

 

Kata kunci terkait : transaksi keuangan perusahaan adalah, yang dimaksud dengan transaksi keuangan perusahaan adalah, pernyataan tidak terkait bukti transaksi keuangan perusahaan adalah, 6 pernyataan tidak terkait bukti transaksi keuangan perusahaan adalah, contoh laporan keuangan perusahaan yang belum ada transaksi, transaksi keuangan adalah, yang dimaksud dengan transaksi keuangan perusahaan adalah, apa itu transaksi keuangan, pengertian transaksi keuangan, apa yang dimaksud dengan transaksi keuangan

Kami Siap Membantu Mengembangkan Bisnis Anda

Mulai sekarang dan segera rasakan kemudahan transaksi bersama kami. Atau, hubungi kami apabila Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai produk yang bisa menjadi solusi bagi bisnis Anda.

Terkait