
Bank Indonesia secara konsisten memperluas jangkauan QRIS Cross Border guna memperkuat ekosistem pembayaran digital nasional. Langkah strategis ini ditempuh melalui kolaborasi erat dengan berbagai penyelenggara sistem pembayaran, salah satunya adalah PT Finnet Indonesia yang berperan sebagai enabler teknologi.
Asisten Direktur sekaligus Ekonom Senior Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Willy Togi, menjelaskan bahwa inovasi ini terus bertransformasi secara masif. “Perkembangannya sangat masif. Sekarang sudah ada QRIS antarnegara, kemudian yang terbaru ada QRIS Tap yang menggunakan teknologi NFC untuk pembayaran,” kata Willy.
Saat ini, layanan tersebut sudah bisa dinikmati di berbagai negara mitra seperti Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok. Kami melihat perluasan konektivitas ini sangat memudahkan para pelaku MSMEs dalam menerima transaksi dari wisatawan asing tanpa hambatan mata uang fisik.
Willy Togi menambahkan, “Sekarang cukup mencetak QR, wisatawan asing sudah bisa membayar secara digital,” ujarnya. Hal ini selaras dengan dukungan infrastruktur yang disediakan oleh Finnet untuk menciptakan digitalisasi yang lebih inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat di tanah air.
Direktur Technology Product & Operation PT Finnet Indonesia, Anton Daryono, menegaskan komitmennya dalam mendukung kebijakan otoritas moneter tersebut. “Kami sangat mendukung inovasi maupun kebijakan yang dikeluarkan Bank Indonesia. Harapannya digitalisasi di Indonesia semakin inklusif, lebih cepat, lebih mudah, lebih murah, serta aman dan andal,” kata Anton.
Finnet terus menyesuaikan pengembangan produk dengan kebutuhan industri, termasuk menghadirkan fitur pendukung seperti Soundbox dan notifikasi transaksi. Inovasi ini bertujuan agar operasional merchant menjadi lebih efisien, sekaligus mengurangi ketergantungan pelaku usaha terhadap penggunaan uang tunai yang berisiko.
Anton Daryono menekankan keuntungan keamanan bagi para pengguna teknologi digital ini. “Kemungkinan uang palsu tidak ada, kemungkinan dirampok juga tidak ada karena semua transaksi tercatat secara digital,” tuturnya. Integrasi sistem ini memastikan setiap aliran dana terdokumentasi dengan transparan dan akurat bagi kita semua.
Meski memberikan kemudahan luar biasa, kami mengimbau kalian untuk tetap waspada saat bertransaksi digital, terutama ketika berada di luar negeri. Pastikan kalian selalu memeriksa nama merchant yang muncul pada layar sebelum melakukan konfirmasi pembayaran. Jangan pernah membagikan kode PIN atau akses keamanan aplikasi keuangan kalian kepada pihak mana pun guna menghindari potensi penyalahgunaan data.

