{"id":16659,"date":"2026-10-09T08:00:00","date_gmt":"2026-10-09T01:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.linkqu.id\/?p=16659"},"modified":"2026-10-09T08:00:00","modified_gmt":"2026-10-09T01:00:00","slug":"biaya-layanan-payment-gateway-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.linkqu.id\/en\/artikel\/biaya-layanan-payment-gateway-di-indonesia\/","title":{"rendered":"Rincian biaya layanan payment gateway di Indonesia terbaru"},"content":{"rendered":"<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.linkqu.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/biaya-layanan-payment-gateway-di-Indonesia-png.webp\" alt=\"Rincian biaya layanan payment gateway di Indonesia terbaru\" title=\"\"><\/figure>\n<p>Sebagian besar penyedia jasa pembayaran digital menerapkan sistem potong langsung per transaksi sukses, di mana komponen <a href=\"https:\/\/www.linkqu.id\/en\/\">biaya layanan payment gateway di Indonesia<\/a> umumnya mencakup persetujuan QRIS, Virtual Account, dompet digital, hingga kartu kredit, yang belum termasuk pungutan Pajak Pertambahan Nilai sebesar 11 persen dari total tarif yang dikenakan.<\/p>\n<p>Banyak pemilik usaha langsung tergiur angka persentase kecil di atas kertas. Mereka lupa menghitung akumulasi bulanan.<\/p>\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_88 ez-toc-wrap-left-text counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-custom ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #000000;color:#000000\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewbox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #000000;color:#000000\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewbox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseprofile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-toggle-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/www.linkqu.id\/en\/artikel\/biaya-layanan-payment-gateway-di-indonesia\/#Apa_saja_komponen_biaya_layanan_payment_gateway_di_Indonesia\" >Apa saja komponen biaya layanan payment gateway di Indonesia<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/www.linkqu.id\/en\/artikel\/biaya-layanan-payment-gateway-di-indonesia\/#Bagaimana_perhitungan_PPN_dan_biaya_transaksi_di_payment_gateway\" >Bagaimana perhitungan PPN dan biaya transaksi di payment gateway<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/www.linkqu.id\/en\/artikel\/biaya-layanan-payment-gateway-di-indonesia\/#Berapa_perbandingan_tarif_antar_platform_payment_gateway_populer\" >Berapa perbandingan tarif antar platform payment gateway populer<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/www.linkqu.id\/en\/artikel\/biaya-layanan-payment-gateway-di-indonesia\/#Kenapa_pencairan_dana_atau_payout_mengenakan_biaya_tambahan\" >Kenapa pencairan dana atau payout mengenakan biaya tambahan<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/www.linkqu.id\/en\/artikel\/biaya-layanan-payment-gateway-di-indonesia\/#Bagaimana_memilih_platform_pembayaran_yang_sesuai_skala_bisnis\" >Bagaimana memilih platform pembayaran yang sesuai skala bisnis<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/www.linkqu.id\/en\/artikel\/biaya-layanan-payment-gateway-di-indonesia\/#Membaca_Kembali_Angka_Di_Balik_Setiap_Rupiah_Transaksi\" >Membaca Kembali Angka Di Balik Setiap Rupiah Transaksi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/www.linkqu.id\/en\/artikel\/biaya-layanan-payment-gateway-di-indonesia\/#Jawaban_atas_Pertanyaan_Seputar_Biaya_Layanan\" >Jawaban atas Pertanyaan Seputar Biaya Layanan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apa_saja_komponen_biaya_layanan_payment_gateway_di_Indonesia\"><\/span>Apa saja komponen biaya layanan payment gateway di Indonesia<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Rincian biaya layanan payment gateway di Indonesia terdiri dari tarif MDR untuk transaksi QRIS, biaya flat per transaksi untuk Virtual Account, serta persentase MDR untuk dompet digital dan kartu kredit, ditambah potongan Pajak Pertambahan Nilai 11 persen dari setiap biaya transaksi yang dipotong langsung oleh sistem.<\/p>\n<p>Penyedia gerbang pembayaran tidak bekerja cuma-cuma. Ada mesin yang mengamankan data.<\/p>\n<p>Selisih waktu pencairan dana sering kali menjadi kejutan kedua setelah potongan biaya transaksi. Sebagian besar sistem membutuhkan waktu satu hari kerja penuh untuk memindahkan saldo ke rekening utama, sementara operasional toko butuh kepastian arus kas setiap sore.<\/p>\n<p>Beban Pajak Pertambahan Nilai juga sering luput dari perhitungan awal pembukuan bulanan. Potongan kecil itu menumpuk jadi beban berat.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagaimana_perhitungan_PPN_dan_biaya_transaksi_di_payment_gateway\"><\/span>Bagaimana perhitungan PPN dan biaya transaksi di payment gateway<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Perhitungan PPN dan biaya transaksi di payment gateway dilakukan secara otomatis melalui pemotongan langsung dari nominal transaksi sukses, di mana tarif dasar MDR atau biaya flat per transaksi akan ditambah dengan Pajak Pertambahan Nilai sebesar 11 persen sebelum dana bersih masuk ke saldo penjual.<\/p>\n<p>Angka kecil di layar kasir berdampak besar pada margin.<\/p>\n<p>Banyak pengusaha pemula mengira potongan itu hanya lewat sekali. Padahal laba kotor terus tergerus perlahan.<\/p>\n<p>Pajak Pertambahan Nilai sering kali diabaikan dalam pencatatan harian karena nilainya tampak sepele per transaksi. Akibatnya, laporan keuangan akhir bulan selalu meleset dari target laba bersih yang sudah dihitung di atas kertas.<\/p>\n<h3>Kenapa pembukuan sering selisih<\/h3>\n<ul>\n<li>Pencatatan bruto yang mencatat nominal kotor tanpa dikurangi potongan sistem<\/li>\n<li>Keterlambatan pencairan dana yang membuat saldo berjalan tidak sinkron dengan nota kasir<\/li>\n<li>Biaya admin tersembunyi dari transaksi lintas bank yang luput dari rekonsiliasi harian<\/li>\n<li>Akumulasi potongan pajak kecil yang baru terasa berat setelah ribuan transaksi terkumpul<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Berapa_perbandingan_tarif_antar_platform_payment_gateway_populer\"><\/span>Berapa perbandingan tarif antar platform payment gateway populer<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Perbandingan tarif antar platform payment gateway populer melibatkan analisis biaya MDR QRIS, biaya admin Virtual Account, serta struktur potongan layanan seperti Midtrans, Xendit, dan Duitku yang masing-masing menetapkan kebijakan harga dan kecepatan pencairan dana yang berbeda bagi pelaku usaha.<\/p>\n<p>Fitur murah belum tentu paling efisien untuk bisnis.<\/p>\n<h3>Tabel perbandingan tarif layanan pembayaran<\/h3>\n<figure class=\"wp-block-table\">\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Platform<\/th>\n<th>QRIS MDR<\/th>\n<th>Virtual Account<\/th>\n<th>Kecepatan Pencairan<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Midtrans<\/td>\n<td>Standar<\/td>\n<td>Flat per transaksi<\/td>\n<td>H+1 hari kerja<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Xendit<\/td>\n<td>Standar<\/td>\n<td>Flat per transaksi<\/td>\n<td>Real-time tersedia<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Duitku<\/td>\n<td>Standar<\/td>\n<td>Flat per transaksi<\/td>\n<td>H+1 hari kerja<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/figure>\n<p>Karakteristik tiap platform menuntut kecermatan membaca syarat tersembunyi. Sebagian penyedia mematok biaya bulanan tambahan jika transaksi toko tidak mencapai kuota minimum tertentu.<\/p>\n<p>Keputusan salah pilih vendor berisiko mengunci arus kas di saat toko butuh perputaran modal cepat. Hitung ulang proyeksi volume bulanan sebelum meneken kerja sama dengan pihak penyedia sistem pembayaran.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kenapa_pencairan_dana_atau_payout_mengenakan_biaya_tambahan\"><\/span>Kenapa pencairan dana atau payout mengenakan biaya tambahan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Biaya tambahan pada proses pencairan dana atau payout dikenakan oleh penyedia layanan pembayaran untuk menutupi biaya transfer antar bank, pengelolaan infrastruktur sistem, serta pengamanan transaksi otomatis yang berjalan secara real-time setiap kali pemilik usaha memindahkan saldo ke rekening bank tujuan.<\/p>\n<p>Mutasi saldo membutuhkan infrastruktur perbankan yang andal.<\/p>\n<p>Banyak pengusaha mengira uang hasil penjualan online bisa langsung ditarik kapan saja. Padahal penyedia layanan menanggung risiko likuiditas harian.<\/p>\n<p>Waktu pencairan instan sering kali menyimpan biaya tersembunyi bagi pelaku usaha dengan volume transaksi padat. Seringkali, pemilik usaha baru menyadari saldo akhirnya menyusut setelah mendapati rentetan potongan biaya payout terkumpul rapi di laporan mutasi akhir bulan.<\/p>\n<h3>Faktor yang memengaruhi besaran biaya payout<\/h3>\n<ul>\n<li>Frekuensi penarikan dana harian yang dilakukan oleh bagian keuangan toko<\/li>\n<li>Kebijakan transfer massal atau mass payout ke banyak rekening vendor sekaligus<\/li>\n<li>Pilihan jalur transfer bank yang dipakai untuk memindahkan saldo ke rekening operasional<\/li>\n<li>Volume transaksi bulanan yang menentukan apakah toko berhak mendapat keringanan tarif<\/li>\n<\/ul>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Bagaimana_memilih_platform_pembayaran_yang_sesuai_skala_bisnis\"><\/span>Bagaimana memilih platform pembayaran yang sesuai skala bisnis<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pemilihan platform pembayaran yang sesuai skala bisnis harus didasarkan pada perbandingan struktur biaya MDR, kecepatan pencairan dana, kesiapan fitur Payout, serta kecocokan sistem dengan volume transaksi harian agar efisiensi operasional tetap terjaga tanpa mengorbankan arus kas.<\/p>\n<p>Kebutuhan bisnis kecil tentu jauh berbeda dari korporasi.<\/p>\n<p>Toko kelontong modern atau kedai kopi skala menengah tentu punya kebutuhan yang jauh berbeda ketimbang korporasi besar dengan ratusan cabang. Memilih platform yang terlalu rumit justru membebani tim keuangan dengan fitur mubazir yang jarang dipakai.<\/p>\n<p>Banyak pemilik usaha terjebak memakai vendor populer tanpa menghitung beban biaya akumulatif yang harus ditanggung tiap bulan. Keputusan memilih layanan pembayaran digital ibarat merawat mesin produksi utama.<\/p>\n<p>Jangan ragu membandingkan beberapa penyedia sekaligus sebelum meneken kontrak kerja sama jangka panjang. Pastikan tidak ada biaya admin terselubung yang baru muncul ketika toko Anda mulai ramai diserbu pembeli di akhir pekan.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Membaca_Kembali_Angka_Di_Balik_Setiap_Rupiah_Transaksi\"><\/span>Membaca Kembali Angka Di Balik Setiap Rupiah Transaksi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Memeriksa laporan mutasi harian sering kali menyisakan rasa penasaran ketika saldo akhir tidak sesuai hitungan kertas. Potongan tipis yang terjadi berulang kali pada akhirnya menggerus margin keuntungan yang sudah susah payah dibangun.<\/p>\n<p>Pengusaha kerap lupa bahwa efisiensi bukan cuma soal menaikkan harga jual produk di etalase. Pengendalian biaya admin sistem pembayaran memegang peranan krusial dalam menjaga napas operasional toko tetap panjang.<\/p>\n<p>Setiap rupiah yang keluar untuk urusan administrasi harus dihitung sebagai bagian dari biaya produksi yang nyata. Di sinilah LinkQu hadir menyediakan solusi penerimaan pembayaran dan pengiriman dana yang dirancang khusus untuk merapikan pembukuan usaha dari skala gerai tunggal sampai perusahaan besar dengan banyak cabang.<\/p>\n<p>Langkah penghematan bisa langsung dimulai hari ini dengan mencocokkan kembali laporan mutasi mingguan dan menghitung ulang besaran potongan yang masuk ke sistem. Daftarkan usaha Anda melalui <a href=\"https:\/\/signup.linkqu.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">halaman pendaftaran mitra LinkQu<\/a> untuk mulai mengelola transaksi bisnis dengan potongan yang lebih transparan. Pantau seluruh mutasi harian dan kelola kiriman dana langsung dari genggaman lewat aplikasi <a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.linkqu.mobile\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Android<\/a> or <a href=\"https:\/\/apps.apple.com\/id\/app\/linkqu-mobile\/id6468193634?l=id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">iOS<\/a> tanpa harus menunggu laporan tercetak di atas meja.<\/p>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jawaban_atas_Pertanyaan_Seputar_Biaya_Layanan\"><\/span>Jawaban atas Pertanyaan Seputar Biaya Layanan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><div class=\"lightweight-accordion\"><details><summary class=\"lightweight-accordion-title\"><span>Apakah ada biaya pendaftaran atau biaya bulanan saat membuat akun payment gateway<\/span><\/summary><div class=\"lightweight-accordion-body\"><p>Sebagian besar penyedia layanan pembayaran menerapkan kebijakan gratis biaya pendaftaran dan tanpa biaya bulanan, dengan sistem pendapatan murni bersumber dari pemotongan persentase per transaksi sukses yang terjadi di toko Anda.<\/p>\n<\/div><\/details><\/div><br \/>\n<div class=\"lightweight-accordion\"><details><summary class=\"lightweight-accordion-title\"><span>Bagaimana mekanisme pemotongan PPN 11 persen pada transaksi payment gateway<\/span><\/summary><div class=\"lightweight-accordion-body\"><p>Mekanisme pemotongan Pajak Pertambahan Nilai sebesar 11 persen dilakukan secara otomatis oleh sistem dengan cara menambah beban pajak tersebut langsung pada komponen biaya MDR atau biaya admin per transaksi, sehingga dana yang masuk ke saldo bersih penjual sudah terpotong secara akurat sebelum dapat ditarik ke rekening operasional bank Anda.<\/p>\n<\/div><\/details><\/div><br \/>\n<div class=\"lightweight-accordion\"><details><summary class=\"lightweight-accordion-title\"><span>Mengapa tarif QRIS di berbagai platform dipatok sama sebesar 0,7 persen<\/span><\/summary><div class=\"lightweight-accordion-body\"><p>Tarif QRIS dipatok seragam oleh regulator sistem pembayaran nasional untuk menjaga persaingan yang sehat antar penyedia jasa serta memastikan standar layanan infrastruktur yang setara bagi seluruh pedagang.<\/p>\n<\/div><\/details><\/div><br \/>\n<div class=\"lightweight-accordion\"><details><summary class=\"lightweight-accordion-title\"><span>Berapa lama waktu pencairan dana dari dasbor payment gateway ke rekening bank<\/span><\/summary><div class=\"lightweight-accordion-body\"><p>Waktu pencairan dana berkisar antara proses instan real-time hingga satu hari kerja penuh, bergantung pada kebijakan operasional masing-masing platform serta jenis jalur transfer bank yang dipilih oleh bagian keuangan usaha Anda.<\/p>\n<\/div><\/details><\/div><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Biaya layanan payment gateway di Indonesia mencakup tarif transaksi, PPN 11%, dan biaya pencairan dana. Simak rincian lengkapnya untuk bisnis Anda.<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":16658,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"rank_math_focus_keyword":"biaya layanan payment gateway di indonesia","rank_math_description":"Biaya layanan payment gateway di Indonesia mencakup tarif transaksi, PPN 11%, dan biaya pencairan dana. Simak rincian lengkapnya untuk bisnis Anda.","rank_math_title":"","footnotes":"","_wpscppro_dont_share_socialmedia":false,"_wpscppro_custom_social_share_image":0,"_facebook_share_type":"","_twitter_share_type":"","_linkedin_share_type":"","_pinterest_share_type":"","_linkedin_share_type_page":"","_instagram_share_type":"","_medium_share_type":"","_threads_share_type":"","_google_business_share_type":"","_bluesky_share_type":"","_mastodon_share_type":"","_selected_social_profile":[],"_wpsp_enable_custom_social_template":false,"_wpsp_social_scheduling":{"enabled":false,"datetime":null,"platforms":[],"status":"template_only","dateOption":"","timeOption":"","customDays":"","customHours":"","customDate":"","customTime":"","schedulingType":""},"_wpsp_active_default_template":true},"categories":[20,1774],"tags":[1806,1639,1704],"class_list":["post-16659","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-geo","tag-keuangan-bisnis","tag-sistem-pembayaran","tag-transaksi-digital"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.linkqu.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16659","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.linkqu.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.linkqu.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linkqu.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linkqu.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16659"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.linkqu.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16659\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linkqu.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16658"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.linkqu.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16659"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linkqu.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16659"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linkqu.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16659"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}