{"id":15847,"date":"2026-07-27T05:55:26","date_gmt":"2026-07-26T22:55:26","guid":{"rendered":"https:\/\/www.linkqu.id\/?p=15847"},"modified":"2026-07-06T15:58:57","modified_gmt":"2026-07-06T08:58:57","slug":"sistem-ai-cegah-penipuan-keuangan-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.linkqu.id\/en\/berita\/sistem-ai-cegah-penipuan-keuangan-digital\/","title":{"rendered":"AI Jadi Senjata Baru Lawan Penipuan Bank"},"content":{"rendered":"<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-15848\" src=\"https:\/\/www.linkqu.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/AI-Jadi-Senjata-Baru-Lawan-Penipuan-Bank.webp\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"720\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/www.linkqu.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/AI-Jadi-Senjata-Baru-Lawan-Penipuan-Bank.webp 1280w, https:\/\/www.linkqu.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/AI-Jadi-Senjata-Baru-Lawan-Penipuan-Bank-18x10.webp 18w\" sizes=\"(max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><\/p>\n<p>Indonesia Anti-Scam Centre mencatat ratusan ribu laporan penipuan transaksi keuangan yang berujung pada pemblokiran masif rekening bank di seluruh tanah air. Fenomena ini mendorong industri perbankan dan fintech untuk segera beralih menggunakan sistem pencegahan <strong>fraud berbasis kecerdasan buatan<\/strong> yang lebih responsif dan cerdas.<\/p>\n<p>Peningkatan volume transaksi digital yang tumbuh pesat menjadi celah bagi pelaku kejahatan siber untuk melancarkan aksinya. Kami melihat bahwa modus operandi yang digunakan kini semakin kompleks, mulai dari manipulasi psikologis hingga pengambilalihan akun secara ilegal yang merugikan banyak pihak.<\/p>\n<p>Aribowo, seorang praktisi regulasi, menekankan pentingnya strategi perlindungan konsumen yang kuat dan terukur bagi lembaga keuangan. &#8220;Di tengah pertumbuhan transaksi digital, fraud tidak lagi sekadar menjadi risiko operasional. Fraud sangat berkaitan dengan kepercayaan publik, perlindungan konsumen, tata kelola, dan ketahanan lembaga keuangan. Karena itu, bank dan perusahaan fintech perlu memastikan strategi anti-fraud mereka tidak hanya memenuhi aspek kepatuhan, tetapi juga mencakup proses yang jelas untuk deteksi, eskalasi, investigasi, dan tindak lanjut,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Senada dengan hal itu, Bayu Hasdianto menilai bahwa sistem keamanan modern harus mampu membaca risiko dari berbagai kanal secara bersamaan. &#8220;Bank menghadapi pola fraud yang terus berkembang, mulai dari social engineering dan account takeover hingga penyalahgunaan kanal digital. Karena itu, fraud management system perlu mampu membaca risiko dari berbagai sumber, termasuk transaksi, perilaku nasabah, perangkat, dan kanal yang digunakan. Semakin cepat sinyal risiko dapat dideteksi, semakin besar peluang bagi bank untuk mencegah kerugian dan menjaga pengalaman nasabah tetap aman,&#8221; jelas Bayu.<\/p>\n<p>Kami menyadari bahwa sistem pemeriksaan manual kini sudah tidak lagi memadai dalam membendung serangan siber yang begitu dinamis. Pemanfaatan AI membantu lembaga keuangan untuk melakukan deteksi anomali secara otomatis serta memberikan penilaian risiko yang jauh lebih akurat dalam hitungan detik.<\/p>\n<p>Madhusudhan Ramakrishnan menambahkan bahwa teknologi ini sangat krusial untuk membantu tim memahami konteks di balik setiap potensi ancaman. &#8220;Bank dan perusahaan fintech membutuhkan sistem yang tidak hanya menghasilkan peringatan, tetapi juga membantu tim memahami konteks di balik setiap risiko. AI dapat memperkuat proses ini, mulai dari deteksi anomali dan penilaian risiko hingga prioritisasi respons dan pembelajaran dari kasus sebelumnya. Dengan sistem yang terintegrasi, fraud management dapat menjadi lebih proaktif, akurat, dan relevan dengan kebutuhan bisnis,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Selain aspek keamanan yang ketat, penggunaan teknologi canggih ini juga bertujuan untuk menjaga kenyamanan kalian dalam bertransaksi sehari-hari. Dengan deteksi yang lebih presisi, transaksi sah kalian akan tetap diproses secara lancar, sementara pemeriksaan tambahan hanya dilakukan pada aktivitas yang benar-benar berisiko tinggi.<\/p>\n<p>Kami mengimbau kalian untuk selalu waspada terhadap segala bentuk permintaan data pribadi atau aktivitas transaksi yang tidak dikenal. Selalu jaga kerahasiaan informasi sensitif dan jangan pernah membagikan kode akses kepada pihak manapun agar terhindar dari potensi kerugian finansial yang tidak diinginkan.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Indonesia Anti-Scam Centre mencatat ratusan ribu laporan penipuan transaksi keuangan yang berujung pada pemblokiran masif rekening bank di seluruh tanah air. Fenomena ini mendorong industri perbankan dan fintech untuk segera beralih menggunakan sistem pencegahan fraud berbasis kecerdasan buatan yang lebih responsif dan cerdas. Peningkatan volume transaksi digital yang tumbuh pesat menjadi celah bagi pelaku kejahatan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":15848,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"aside","meta":{"_acf_changed":false,"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":"","_wpscppro_dont_share_socialmedia":false,"_wpscppro_custom_social_share_image":0,"_facebook_share_type":"","_twitter_share_type":"","_linkedin_share_type":"","_pinterest_share_type":"","_linkedin_share_type_page":"","_instagram_share_type":"","_medium_share_type":"","_threads_share_type":"","_google_business_share_type":"","_bluesky_share_type":"","_selected_social_profile":[],"_wpsp_enable_custom_social_template":false,"_wpsp_social_scheduling":{"enabled":false,"datetime":null,"platforms":[],"status":"template_only","dateOption":"today","timeOption":"now","customDays":"","customHours":"","customDate":"","customTime":"","schedulingType":"absolute"},"_wpsp_active_default_template":true},"categories":[49],"tags":[1780,1885,1884],"class_list":["post-15847","post","type-post","status-publish","format-aside","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-keamanan-digital","tag-kecerdasan-buatan","tag-penipuan-keuangan","post_format-post-format-aside"],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.linkqu.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15847","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.linkqu.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.linkqu.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linkqu.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linkqu.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15847"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.linkqu.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15847\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16001,"href":"https:\/\/www.linkqu.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15847\/revisions\/16001"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linkqu.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15848"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.linkqu.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15847"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linkqu.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15847"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.linkqu.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15847"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}